Minggu, 06 Juni 2010

Mengapa Kita Dilarang Mengaktifkan Ponsel di Dalam Pesawat Terbang?

Ponsel (HP) yang aktif di dalam pesawat terbang dapat mengganggu kendali / navigasi pesawat, akibatnya pesawat beserta seluruh penumpang dan awak pesawat terancam keselamatannya.

Pada masa sekarang, naik pesawat bukanlah milik orang yang berkantong tebal karena tarif relatif murah dan seiring kemajuan teknologi, orang dapat berkomunikasi dengan mudah cepat, kapan saja dimana saja termasuk di dalam pesawat terbang.
Apa hubungan HP dengan Pesawat Terbang ?
Kedua-duanya adalah alat dan mesin berteknologi tinggi dan keduanya pula memiliki hubungan yang kontroversi. Kendali / Navigasi pesawat menggunakan serangkaian alat eletronik digital yang sangat sentitif terhadap frekuensi gelombang radio sedangkan HP mengeluarkan / menerima gelombang radio yang sangat kuat.

Sebuah HP yang sedang aktif & Transmit saat posisi terbang pada ketinggian 35.000 kaki sanggup menembus jarak radius 35 Km di bawah pesawat (di pusat kota Jakarta pada radius 35 Km terdapat ± 600 BTS), itu artinya disamping menggangu system Kemudi & Navigasi pesawat, juga menggangu BTSyang mampu terjangkau oleh HP.

Hukum apa yang patut dituduhkan bagi pengguna HP di dalam pesawat ?
1. Dapat membahayakan keselamatan umum & mengganggu kenyamanan umum, (Dasar Peraturan FAA (Federal Aviation Administration).

2. Melanggar etika penggunaan HP.

Bagimana kita menyikapi hal ini :
1. Pastikan HP dimatikan saat menyimpan dalam kopor bagasi.

2. Matikan HP ketika akan memasuki ruang pesawat.

3. Bersabarlah, bahwa semua orang tau kita memiliki HP, kita orang penting dan bergegas untuk menaiki mobil jemputan.

4. HP dihidupkan saat memasuki Gedung Terminal.

Berikut contoh kasus gangguan HP & alat elektronik lainnya terhadap pesawat terbang :
1. Pesawat CROSSAIR nomor penerbangan LX498 selepas landas dari Bandara Zurich Swiss, mengalami gangguan kemudi, menukik dan jatuh menewaskan 10 penumpang.

2. Pesawat SLOVENIA AIR menuju Sarajevo mendarat darurat, karena HP aktif di Bagasi mengganggu navigasi (alarm di kokpit).

3. Pesawat 747 QANTAS saat akan mendarat (Final Approach) di Bandara Heathrow London, tiba-tiba miring dan mendaki lagi setinggi 700 kaki, karena 2 CD Player, Electrik Game pada posisi aktif.

4. Seorang Tentara Arab berpangkat Kapten dihukum cambuk 70 kali karena kedapatan menyalakan HP di dalam pesawat.

5. Seorang Teknisi Inggris dijebloskan dalam penjara karena menolak permintaan Pramugari British Airways untuk mematikan HP.

Berikut gangguan HP dalam bentuk-bentuk lain :
1. VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tidak terdengar.

2. Arah terbang melenceng.

3. Indikator HIS (Horizontal Situational Indicator) terganggu.

4. Gangguan System Navigasi.

5. Gangguan Frekuensi Komunikasi.

6. Gangguan Indikator Bahan Bakar.

7. Gangguan System Kemudi Otomatis.

8. Gangguan arah Kompas (karena Komputer, CD, Game).

9. Gangguan indicator CDI (Course Deviation Indicator) karena Gameboy.

” TENTU SAJA INI DIMAKSUDKAN AGAR KITA SELAMAT SAMPAI DITUJUAN”


Sumber : ARS (AVIATION SAFETY REPORTING SYSTEM) / www.forumbebas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar